UNIKI Membangun Jiwa Wirausaha di kalangan Siswa SMKN1 Jeunieb

Bireuen, 23 Januari 2020. Bertempat di Aula SMK Negeri 1 Jeunieb Bireuen, kembali Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKI Bireuen bekerja sama dengan SMK Negeri 1 Jeunieb mengadakan seminar enterpreneur bagi para guru, pegawai dan siswa-siswa disana. Acara ini sekaligus dengan menandatangani kerjasama antara Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen bekerjasama dengan SMKN 1 Jeunieb, dlam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang Pengabdian masyarakat, dan pembinaan generasi muda.

Seminar yang digelar dengan tema “membentuk jiwa enterpreneur bagi generasi millenial”, menghadirkan Dr. Azhari, SE., M.M, Ak, CA dan Kamaruddin, S.Pd., M.M. di ikuti olah 155 peserta yang terdiri atas Siswa, guru-guru, pegawai sekolah dan SMK Negeri 1 Jeunieb .

Sementara itu, nara sumber seminar  Dr. Azhari, SE., M.Si.Ak.,CA, menyatakan bahwa entrepreneurship adalah jiwa kewirausahaan yang dibangun bertujuan untuk menjembatani antara ilmu dengan kemampuan pasar. Entrepreneurship atau kewirausahaan juga merupakan kemampuan managerial yang diperlukan oleh seorang entrepreneur. Kewirausahaan adalah proses kegiatan kreativitas dan inovasi menciptakan perubahan dengan memanfaatkan peluang dan sumber-sumber yang ada untuk menghasilkan nilai tambah bagi diri sendiri dan orang lain serta memenangkan persaingan.  Oleh karenanya, penting saat ini generasi muda dibekali jiwa entrepreneur dan trik-trik yang jitu, dengan berkiblat pada potensi dan kearifan lokal, dalam mengembangan usaha-usaha kreatif dalam bewirausaha.  Apalagi maraknya, penggunaan IT yang dapat dimanfaatkan dalam upaya –upaya tersebut.  Di usia yang relatif muda, tentunya dapat memahami selera pasar seusia. Milenial dengan baik mengenal selera anak muda, serta memahami apa yang sedang menjadi tren, atau yang akan menjadi trendsetter. Jadi, tidak perlu menunggu cukup umur untuk membangun bisnis baru bila milenial mampu menjadi wirausaha sukses. Untuk menapaki jalan sukses menjadi wirausaha tersohor, ada beberapa tahapan yang dapat dilakukan para milenial dengan cara mengubah diri sendiri maupun orang disekitar secara keuangan dengan menjadi agen dalam program Life Changer, tutur Azhari.

Lebih lanjut, Kamaruddin menambahkan, bahwa Milenial merupakan generasi menarik untuk disoroti. Perilaku, pola pikir, cara mengatur keuangan hingga etos kerja, menjadi haluan bagi perkembangan ekonomi dan bisnis dalam sebuah negara, termasuk Indonesia.

Untuk merintis menjadi seorang wirausaha atau pengusaha di usia muda bukan perkara mudah. Namun, bagi anak-anak muda di Jeunieb ini, yang memiliki komitmen dan usaha yang gigih sejak muda, pada akhirnya akan meraih kesuksesan yang turut menumbuhkan kepercayaan dirinya. Memupuk kepercayaan diri tak hanya penting diri sendiri, tetapi juga bagi usaha yang dibangun kelak.  Bagi anak-anak muda dengan status pelajar atau mahasiswa, atau lulusan baru tidak perlu ragu untuk memulai usaha. Sebab, dengan berwirausaha, Kita akan memperkaya pengalaman dan pengetahuan untuk menemukan jalan kesuksesan, lanjuta Kamaruddin.

Keuntungan lain dalam berwirausaha di usia muda adalah begitu dekat dengan teknologi terkini. Perkembangan teknologi yang kian pesat seperti sekarang ini, membuat para pelaku wirausaha dapat mendapatkan kemudahan dari segi akses internet sebagai media pemasaran, promosi, atau berbisnis. Bahkan, wirausaha dengan memanfaatkan bisnis daring semakin jamak dilakukan, seperti membuka toko daring, menjual jasa SEO (search engine optimization) dan SEM (search engine marketing), freelance writer, dan masih banyak lagi, tutup Kamaruddin.

Dalam sambutannya Kepala SMKN 1 Jeunieb, Amri, S.Pd berharap agar siswa dan siswi SMKN 1 Jeunib nantinya bisa menjadi calon – calon pengusaha hebat di Bireuen dan Nasional, apalagi pada saat ini peluang-peluang usaha sangat terbuka lebar dengan berbagai sistem marketing termasuk melalui sistem online (win).

One thought on “UNIKI Membangun Jiwa Wirausaha di kalangan Siswa SMKN1 Jeunieb”

  1. Kewirausahaan untuk para milenial yang bergabung dalam wadah kepemudaan ditingkat desa atau kecamatan semisal karang taruna, atau lembaga kepemudaan lain kiranya ada yang menjembatani pada tahapan edukasi yang fokus dan advokasi yang lebih mapan…..
    Ada hasil yang akan dicapai secara signifikan bila hal tersebut mampu dilaksanakan diantaranya
    1. Peningkatan kapasitas para milenial bidang perang terhadap narkoba
    2. Memupuk kembali rasa nasionalisme dan wawasan kebangsaan dalam bingkai NKRI
    3. Pemberdayaan ekonomi dan penyediaan tenaga kerja handal dan potensial, dan
    4. Mengembalikan masa kejayaan dimana kita pernah ditabalkan menjadi daerah pendidikan terbaik bidang iptek dan imtaq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *