Bireuen- Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Sebanyak 33 dosen UNIKI dinyatakan lolos sebagai penerima pendanaan Program Hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintik) untuk Tahun Anggaran 2026. Jum’at (10/4/2026)
Dari total tersebut, 23 dosen berhasil memperoleh pendanaan pada kategori Program Penelitian, sementara sisanya menerima pendanaan dalam Program Pengabdian kepada Masyarakat. Capaian ini menunjukkan komitmen kuat civitas akademika UNIKI dalam mengembangkan ilmu pengetahuan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Kepala Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Publikasi (LPPPM) UNIKI, Iskandar, M.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi para dosen dalam menjalankan peran tridharma perguruan tinggi.
“Alhamdulillah, tahun ini sebanyak 33 dosen UNIKI lolos pendanaan hibah Tahun Anggaran 2026. Kami terus mendorong para dosen untuk mampu menciptakan inovasi, karena tridharma perguruan tinggi yang meliputi pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat tidak dapat dipisahkan. Dosen tidak hanya mengajar, tetapi juga harus aktif melakukan penelitian dan pengabdian,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi dosen lainnya untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian yang berdampak luas.
Sementara itu, Rektor UNIKI, Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M., turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi ini merupakan bukti bahwa kualitas dosen UNIKI terus berkembang dari tahun ke tahun.

“Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Dosen UNIKI mampu menunjukkan prestasi yang terus meningkat setiap tahunnya. Ini adalah hasil kerja keras bersama dan harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan di masa yang akan datang,” ungkapnya.
Dengan capaian ini, UNIKI semakin menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, riset inovatif, serta pengabdian kepada masyarakat, sejalan dengan upaya mendukung pembangunan nasional melalui sektor pendidikan tinggi.
