Bireuen, Uniki – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat daerah. Sebanyak empat mahasiswa UNIKI berhasil lolos sebagai finalis pada ajang bergengsi Pemilihan Agam Inong Kabupaten Bireuen Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Bireuen, Sabtu (4/7/2026).
Keempat mahasiswa tersebut akan bersaing bersama para finalis terbaik lainnya untuk memperebutkan gelar Agam dan Inong Bireuen 2026, yang merupakan duta generasi muda dalam mempromosikan budaya, pariwisata, serta potensi daerah Kabupaten Bireuen.
Adapun mahasiswa UNIKI yang berhasil melaju ke babak final yakni M. Azmi (Fakultas Hukum, Semester II), Aqil Fardha (Fakultas Hukum, Semester II), Anggie Najwa Aisya (Fakultas Hukum, Semester II), dan Nazla Asyifa (Fakultas Teknik Sipil, Semester VI).
Keberhasilan tersebut sekaligus melanjutkan tradisi prestasi mahasiswa UNIKI dalam ajang Agam Inong Bireuen. Pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, salah seorang mahasiswa UNIKI Putri Ziaby Cintami berhasil meraih Wakil III Agam Inong Bireuen 2025, sehingga pencapaian tahun ini diharapkan mampu mengulang bahkan meningkatkan prestasi tersebut.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UNIKI, Dr. H. Kamaruddin, M.M., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas keberhasilan empat mahasiswa yang berhasil menembus babak final. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan bukti bahwa mahasiswa UNIKI memiliki daya saing, kepercayaan diri, serta kemampuan yang baik dalam mengembangkan potensi di luar bidang akademik.
“Kami mengucapkan selamat kepada empat mahasiswa UNIKI yang telah berhasil lolos menjadi finalis Agam Inong Bireuen 2026. Ini merupakan prestasi yang patut dibanggakan karena mereka berhasil melewati berbagai tahapan seleksi yang cukup kompetitif. Kami berharap mereka tetap percaya diri, menjaga semangat, serta mampu menampilkan kemampuan terbaik hingga malam penobatan. Semoga salah satu di antaranya dapat meraih gelar Agam maupun Inong Bireuen 2026 dan mengharumkan nama Universitas Islam Kebangsaan Indonesia,” ujar Dr. H. Kamaruddin.
Sementara itu, salah seorang finalis dari UNIKI, Aqil Fardha, mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari finalis Agam Inong Bireuen tahun ini. Ia berharap dukungan dan doa dari seluruh sivitas akademika UNIKI maupun masyarakat Kabupaten Bireuen agar dirinya bersama rekan-rekan dapat memberikan penampilan terbaik.
“Mohon doa dan dukungan dari seluruh keluarga besar UNIKI serta masyarakat Bireuen. Insya Allah kami akan memberikan yang terbaik dan berusaha mengharumkan nama universitas yang kami cintai,” ungkap Aqil.
Ia menjelaskan, seluruh finalis saat ini sedang menjalani masa karantina selama tiga hari sebagai bagian dari proses pembinaan dan pembekalan sebelum tampil pada malam grand final. Berbagai materi diberikan kepada para finalis, mulai dari penguatan wawasan budaya, kepariwisataan, kepribadian, hingga kemampuan komunikasi sebagai calon duta daerah.
Malam puncak Pemilihan Agam Inong Kabupaten Bireuen 2026 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam (4/7/2026) di aula hotel fajar, yang akan menjadi penentu terpilihnya Agam dan Inong Bireuen sebagai representasi generasi muda Kabupaten Bireuen.
Keikutsertaan empat mahasiswa dalam ajang bergengsi tersebut menjadi bukti nyata komitmen UNIKI dalam mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi, kepemimpinan, serta karakter positif melalui berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik. Universitas berharap para finalis mampu memberikan hasil terbaik sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi di tingkat regional maupun nasional.
