Bireuen, Uniki – Mahasiswa Pesantren Jamiah Kebangsaan Bireuen Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) mengikuti International Conference Santri Mendunia yang akan berlangsung di tiga negara, yaitu Malaysia, Singapura, dan Thailand, pada 6–11 Agustus 2026. Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Humas UNIKI, Imam Taufik Harahap, S.H., M.Si., pada Kamis (6/8/2026).

Keikutsertaan Mahasiswa dalam forum internasional ini merupakan sebuah kebanggaan sekaligus bukti bahwa mahasiswa UNIKI mampu bersaing dan berkiprah di tingkat global.
Mahasiswa yang dipercaya menjadi delegasi Indonesia tersebut adalah Sarhibah, mahasiswi Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia, yang juga merupakan santri Jami’ah Kebangsaan Bireuen.
Rektor UNIKI, Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M., menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diraih salah satu mahasiswa UNIKI untuk mengikuti kegiatan bertaraf internasional tersebut.
“Alhamdulillah, salah seorang mahasiswa Pesantren Universitas Islam Kebangsaan Indonesia mendapat kesempatan mengikuti kegiatan internasional. Ini menjadi kebanggaan sekaligus magnet untuk semakin memperkenalkan UNIKI di kancah internasional. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik dan budaya, tetapi juga membangun jejaring global yang akan bermanfaat bagi pengembangan diri maupun institusi,” ujar Rektor.
Rektor juga berharap keikutsertaan mahasiswa UNIKI dalam forum internasional dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi, prestasi, serta kemampuan berbahasa asing agar mampu bersaing di tingkat dunia.
Sementara itu, Sarhibah mengaku bangga dan bersyukur dapat menjadi salah satu delegasi Indonesia dalam International Conference Santri Mendunia. Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan pengalaman yang sangat berharga sekaligus amanah untuk membawa nama baik Indonesia, Jami’ah Kebangsaan Bireuen, dan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Kebangsaan Bireuen, pimpinan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia, para dosen, serta seluruh civitas akademika yang telah memberikan doa, dukungan, dan motivasi sehingga saya dapat mengikuti kegiatan ini,” ungkapnya.
Sarhibah menjelaskan bahwa dirinya berhasil menjadi delegasi setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat. Selama kegiatan berlangsung, para peserta akan mengikuti konferensi internasional, diskusi akademik, pertukaran budaya, kunjungan ke sejumlah institusi pendidikan, serta berbagai aktivitas yang bertujuan memperkuat wawasan global dan jejaring antar-santri dari berbagai negara.
Keikutsertaan Sarhibah dalam kegiatan ini menjadi bukti komitmen Universitas Islam Kebangsaan Indonesia dalam mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa di tingkat internasional. UNIKI terus mendorong mahasiswanya untuk aktif mengikuti berbagai program akademik, kepemimpinan, dan pertukaran budaya sebagai bagian dari upaya mewujudkan lulusan yang unggul, berdaya saing global, dan berakhlakul karimah.
