Bireuen, Uniki – Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan (Faperta) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Mizan Maulana, S.P., M.Si, menghadiri Umuslim International Cultural Festival 2026 yang digelar di Aula Jangka Universitas Almuslim, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan internasional tersebut menghadirkan mahasiswa internasional dari sejumlah negara, di antaranya Jepang dan Filipina. Selain mahasiswa internasional, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) sehingga menjadi ruang interaksi dan pertukaran pengalaman antara mahasiswa Indonesia dengan mahasiswa dari berbagai negara.
Mizan Maulana hadir didampingi Wakil Dekan Faperta UNIKI Naziratil Husna, S.P., M.Si, serta para ketua program studi di lingkungan Fakultas Pertanian dan Peternakan UNIKI.
Mizan Maulana mengungkapkan, keterlibatan mahasiswa UNIKI dalam kegiatan internasional tersebut merupakan kesempatan yang sangat baik bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, serta mengenal mahasiswa dari negara lain.
“Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari Jepang, Filipina dan juga mahasiswa UNIKI. Ini menjadi kesempatan yang baik bagi mahasiswa kita untuk berinteraksi langsung dengan mahasiswa internasional, saling bertukar pengalaman dan wawasan,” ungkap Mizan.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkenalkan Indonesia, khususnya Aceh, kepada mahasiswa internasional melalui interaksi secara langsung dan pengenalan budaya.
Mizan menuturkan, dirinya sempat berbincang dengan salah seorang mahasiswa asal Jepang yang mengikuti kegiatan tersebut. Dalam perbincangan itu, mahasiswa tersebut menyampaikan ketertarikannya untuk mengenal Indonesia lebih dekat, khususnya Aceh.
“Saya sempat berbincang dengan salah satu mahasiswa Jepang. Mereka hadir dalam rangka kunjungan internasional untuk lebih mengenal Indonesia, khususnya Aceh. Ini tentu sangat positif, karena mereka bisa melihat dan merasakan langsung budaya serta kehidupan masyarakat Aceh,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa internasional dan keterlibatan mahasiswa UNIKI dalam kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya membangun jejaring dan kolaborasi internasional di lingkungan perguruan tinggi.
“Kita berharap mahasiswa UNIKI dapat memanfaatkan kesempatan seperti ini untuk menambah pengalaman, memperluas pergaulan internasional dan membuka peluang kerja sama akademik ke depan,” kata Mizan.
Ia juga berharap kegiatan internasional seperti Umuslim International Cultural Festival dapat terus dilaksanakan dan melibatkan lebih banyak mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, sehingga semakin memperkuat hubungan akademik dan kebudayaan antara Indonesia dengan negara-negara lain.
