Bireuen, 26 April 2026 — Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Aceh, Pendidikan Jasmani, serta Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Laut Jangka, Minggu (26/4/2026).

Kegiatan ini bertujuan mendorong mahasiswa agar lebih peduli terhadap warisan budaya Indonesia, khususnya budaya lokal Aceh. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa diperkenalkan dengan salah satu kuliner tradisional khas Aceh, yaitu taguen kuah si kameng, yang merupakan masakan tradisional dari Kabupaten Bireuen. Selain sebagai sarana edukasi budaya, kegiatan pengabdian ini juga menjadi momentum untuk mempererat kekompakan dan kebersamaan antara dosen, mahasiswa, serta staf di lingkungan FKIP UNIKI. Suasana kebersamaan terlihat dari antusiasme peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Dr. M. Taufiq, M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata mahasiswa dalam menjaga dan melestarikan tradisi budaya daerah. Ia juga menambahkan bahwa sejumlah dosen turut memberikan materi terkait pentingnya pelestarian budaya di tengah perkembangan zaman. “Pengabdian ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami nilai-nilai budaya sekaligus berkontribusi langsung kepada masyarakat. Pelestarian budaya harus terus dilakukan agar tidak hilang ditelan zaman,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua LPPM UNIKI, Iskandar, M.Pd yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan PKM ini. Ia menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembelajaran di perguruan tinggi. “Pengabdian masyarakat harus terus digalakkan karena memberikan dampak nyata bagi mahasiswa maupun masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta mampu menjadi agen pelestari budaya di tengah masyarakat.
