Bireuen, Uniki– Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) menggelar Focus Discussion Group (FGD) dalam rangka meningkatkan strategi tata kelola perguruan tinggi dan program studi menuju Akreditasi Unggul. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Teleconference UNIKI, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Rektor UNIKI Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M, Wakil Rektor I Dr. Mai Simahatie, S.E., M.M, Wakil Rektor II Chairul Bariah, S.E., M.M, Wakil Rektor III Dr. H. Kamaruddin, M.M, para dekan, serta seluruh unsur pimpinan di lingkungan UNIKI.

Dalam sambutannya, Rektor UNIKI Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M menyampaikan bahwa kegiatan FGD tersebut sangat penting dalam mendorong peningkatan mutu kampus menuju Akreditasi Unggul.
“FGD ini menjadi langkah penting bagi kampus kita dalam memperkuat strategi tata kelola perguruan tinggi dan program studi menuju Akreditasi Unggul. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala LLDIKTI Wilayah XIII Aceh yang selalu meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan dukungan kepada UNIKI,” ujar Rektor.

Sebagai pemateri, Kepala LLdikti XIII Aceh, Dr. Ir. Rizal Munadi, M.M., M.T menyampaikan bahwa kunci utama dalam mengejar ketertinggalan suatu institusi adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, perguruan tinggi yang ingin meraih Akreditasi Unggul harus mampu memperkuat Sumber Daya Manusia meliputi kapasitas dosen, mahasiswa, serta alumni.
“Selain Sarana dan Prasana yang baik yang dimiliki oleh Institusi, Dosen perlu terus didorong untuk melanjutkan studi S3, aktif memperoleh hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, mahasiswa dan alumni juga harus mampu memiliki kompetensi dan pekerjaan yang baik. Hal ini menjadi peluang besar bagi UNIKI untuk meraih akreditasi unggul,” jelasnya.
FGD tersebut berlangsung dengan penuh antusias dengna tanya jawab dan diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola serta meningkatkan kualitas pendidikan di Universitas Islam Kebangsaan Indonesia menuju kampus yang unggul dan berdaya saing.
