Bireuen, Uniki – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan memperkuat budaya mutu di lingkungan kampus, Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) menggelar kegiatan Pembinaan Gugus Kendali Mutu (GKM) Fakultas yang berlangsung di Ruang BPM UNIKI, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Badan Penjaminan Mutu UNIKI, Aisyah A. Rahman, M.Pd., serta diikuti oleh perwakilan Gugus Kendali Mutu dari berbagai fakultas di lingkungan UNIKI, meliputi Fakultas Komputer (F.KOM), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Agama Islam (FAI), Fakultas Pertanian (Faperta), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Hukum, dan Fakultas Teknik.
Dalam pemaparannya, Aisyah A. Rahman menjelaskan bahwa pembinaan tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan secara bergilir kepada seluruh GKM fakultas sebagai bagian dari penguatan sistem penjaminan mutu internal universitas.
“Dalam meningkatkan mutu perguruan tinggi, khususnya pada bidang akademik, kami mengundang GKM dari setiap fakultas secara bergilir untuk mengikuti pembinaan. Tujuannya agar seluruh fakultas memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan sistem penjaminan mutu dan bersama-sama meningkatkan kualitas perguruan tinggi. Untuk itu diperlukan pembinaan yang intensif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, Gugus Kendali Mutu memiliki peran strategis dalam mengawal implementasi standar mutu di tingkat fakultas, mulai dari proses pembelajaran, evaluasi akademik, hingga peningkatan kinerja program studi. Oleh karena itu, penguatan kapasitas GKM menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung pencapaian visi dan misi universitas.
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik UNIKI, Dr. Mai Simahatie, S.E., M.M., menyampaikan bahwa peningkatan mutu saat ini menjadi fokus utama universitas dalam menghadapi tuntutan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.
“Saat ini kita memang fokus pada pembenahan mutu. Berbagai langkah perbaikan terus dilakukan agar kualitas akademik dan tata kelola universitas semakin baik. Kita ingin memastikan bahwa lulusan UNIKI memiliki kompetensi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Oleh karena itu, saya terus bekerja sama dengan Ketua Badan Penjaminan Mutu dalam memperkuat sistem penjaminan mutu di lingkungan kampus,” ungkapnya.
Kegiatan pembinaan ini berlangsung secara interaktif dengan membahas berbagai aspek pengelolaan mutu di tingkat fakultas, termasuk penguatan dokumen mutu, monitoring dan evaluasi akademik, serta strategi peningkatan capaian indikator kinerja fakultas dan program studi.
Melalui kegiatan ini, UNIKI menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya mutu yang berkelanjutan sebagai fondasi dalam mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.
