Wakil Rektor I UNIKI Tinjau Kesiapan Akreditasi Empat Prodi

Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu Pendidikan melalui penguatan akreditasi program studi. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) yang dipimpin langsung oleh Wakil Rektor I, Dr. Mai Simahatie, S.E., M.M., terhadap empat program studi yang tengah mempersiapkan akreditasi, yaitu Informatika, Hukum, Peternakan, dan Pertanian. (Kamis, 9/4/2026)

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh aspek penilaian akreditasi telah dipenuhi secara optimal, mulai dari kelengkapan dokumen hingga kesiapan implementasi di lapangan. Dalam tinjauannya, Wakil Rektor I mengapresiasi kerja keras seluruh tim Fakultas yang dinilai telah menunjukkan progres sangat signifikan.

“Secara umum, saya melihat persiapan di seluruh fakultas sudah sangat matang, bahkan telah mencapai 99 persen. Ini merupakan capaian luar biasa yang mencerminkan keseriusan dan kolaborasi yang baik di lingkungan UNIKI,” ungkapnya.

Meski demikian, ia tetap mengingatkan agar setiap program studi melakukan penyempurnaan pada detail-detail penting yang dapat menunjang perolehan nilai maksimal. Menurutnya, kualitas akreditasi tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan, tetapi juga ketepatan dan kekuatan eviden yang disajikan.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Komputer dan Multimedia (FKOM)  Ir. T. Irfan Fajri, S.Kom., M.M.S.I., menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan finalisasi terhadap berbagai komponen penilaian. “Persiapan kami sudah berada di angka 99 persen. Saat ini kami fokus pada penyempurnaan dan penambahan beberapa poin strategis agar hasil akreditasi yang diperoleh benar-benar optimal,” ujarnya.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, UNIKI optimis keempat program studi tersebut mampu meraih hasil akreditasi terbaik. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan universitas dalam meningkatkan kualitas akademik, daya saing lulusan, serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi.