Malaysia, Uniki – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) terus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa di sejumlah destinasi edukasi dan budaya di Malaysia, yaitu Batu Caves, Mitsui Outlet Park Sepang, dan Pasar Seni (Central Market) Kuala Lumpur, dalam rangkaian program internasasional yang berlangsung pada 14–15 Juli 2026.

Kegiatan PKM tersebut menjadi bagian dari agenda International Benchmarking UNIKI bersama INTI International University Malaysia, yang bertujuan memberikan pengalaman pengabdian dalam konteks internasional sekaligus memperkuat wawasan sosial, budaya, dan kewirausahaan bagi dosen dan mahasiswa.

Rombongan UNIKI dipimpin oleh Wakil Rektor I Dr. Mai Simahatie, S.E., M.M., didampingi Wakil Rektor II Chairul Bariah, S.E., M.M., Wakil Rektor III Dr. H. Kamaruddin, M.M., para dekan, ketua program studi, dosen, serta 21 mahasiswa dari berbagai program studi.
Wakil Rektor I UNIKI, Dr. Mai Simahatie, S.E., M.M., mengatakan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat di luar negeri merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan pengalaman nyata kepada sivitas akademika dalam memahami kehidupan sosial, budaya, serta praktik pengembangan ekonomi masyarakat di negara lain.
“Pengabdian kepada masyarakat tidak hanya dilaksanakan di dalam negeri, tetapi juga dapat dilakukan melalui kegiatan internasional yang memberikan nilai edukatif dan memperluas wawasan dosen maupun mahasiswa. Kegiatan ini menjadi media pembelajaran langsung tentang keberagaman budaya, penguatan jejaring internasional, serta pengembangan jiwa kewirausahaan yang menjadi salah satu visi UNIKI,” ujarnya.
Di Batu Caves, dosen dan mahasiswa mengikuti kegiatan edukasi mengenai keberagaman budaya, nilai-nilai toleransi, serta pelestarian situs sejarah dan wisata religi yang menjadi salah satu ikon Malaysia. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran mengenai pengelolaan kawasan wisata berbasis budaya dan pemberdayaan masyarakat.
Selanjutnya, rombongan melaksanakan kegiatan di Mitsui Outlet Park Sepang, dengan fokus pada pembelajaran mengenai pengembangan pusat bisnis modern, strategi pemasaran, pelayanan pelanggan, serta pengelolaan kawasan perdagangan yang terintegrasi dengan sektor pariwisata. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa, khususnya dalam memahami praktik kewirausahaan dan manajemen bisnis internasional.
Rangkaian PKM kemudian dilanjutkan di Pasar Seni (Central Market) Kuala Lumpur, salah satu pusat ekonomi kreatif Malaysia. Di lokasi ini, dosen dan mahasiswa mengamati pengembangan usaha mikro, promosi produk lokal, pelestarian seni tradisional, serta strategi pemasaran produk kreatif yang mampu menarik wisatawan mancanegara. Mahasiswa juga berinteraksi dengan pelaku usaha untuk memperoleh wawasan mengenai pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya.
Selain kegiatan pengabdian kepada masyarakat, rombongan UNIKI juga melaksanakan berbagai agenda internasional lainnya, di antaranya International Benchmarking oleh enam program studi, penandatanganan Implementation Agreement (IA) dengan INTI International University Malaysia, Visiting Lecturer oleh enam dosen UNIKI, serta International Study Tour yang diikuti oleh 21 mahasiswa dari berbagai program studi.
Mahasiswa UNIKI juga memperkenalkan budaya Indonesia melalui penampilan seni tari, seni lukis, musik, dan berbagai kreativitas lainnya yang ditampilkan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Selain itu, mahasiswa memamerkan produk inovasi hasil karya Program Studi Informatika dan Fakultas Agama Islam sebagai bentuk implementasi kreativitas dan inovasi di tingkat internasional.
Wakil Rektor III UNIKI, Dr. H. Kamaruddin, M.M., menjelaskan bahwa kegiatan PKM di Malaysia memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi dosen dan mahasiswa.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar secara langsung mengenai kehidupan masyarakat, budaya, pengelolaan destinasi wisata, hingga pengembangan ekonomi kreatif di Malaysia. Pengalaman tersebut akan menjadi bekal penting dalam mengembangkan kemampuan akademik, sosial, dan profesional, sehingga mereka siap menghadapi tantangan di era global,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga memperkuat komitmen UNIKI dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan internasional, serta semangat inovasi dan kewirausahaan.
Melalui pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Batu Caves, Mitsui Outlet Park Sepang, dan Pasar Seni Malaysia, UNIKI kembali menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara nyata di tingkat internasional. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan dosen dan mahasiswa, memperkuat jejaring global, serta melahirkan insan akademik yang berkarakter, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat di tingkat nasional maupun internasional.
