Malaysia, Uniki – Dua mahasiswa Program Studi Informatika Fakultas Komputer dan Multimedia (FKOM) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Fadhil Al Fatih Hanif dan T. Firmansyah, berhasil memperkenalkan inovasi teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam forum internasional melalui kegiatan International Benchmarking and Overseas Implementation of the Three Pillars of Higher Education (Tri Dharma) di INTI International University, Malaysia, pada 13–15 Juli 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus penguatan kurikulum dan jaminan mutu pendidikan tinggi melalui kerja sama internasional.

Dalam kegiatan tersebut, kedua mahasiswa mempresentasikan Stressgraph Student Wellbeing System, sebuah sistem berbasis web yang dirancang untuk mengukur tingkat stres mahasiswa secara ilmiah menggunakan instrumen Perceived Stress Scale-10 (PSS-10) yang dipadukan dengan teknologi Machine Learning menggunakan algoritma Random Forest dengan tingkat akurasi mencapai 88,64 persen. Sistem ini juga dilengkapi fitur chatbot berbasis Large Language Model (LLM) sebagai media konseling awal bagi mahasiswa.
Keikutsertaan mahasiswa UNIKI dalam forum internasional tersebut menjadi bukti bahwa karya inovatif mahasiswa daerah mampu bersaing dan mendapat perhatian di lingkungan akademik global. Presentasi yang dilakukan di hadapan sivitas akademika INTI International University mendapat apresiasi karena mengangkat isu kesehatan mental mahasiswa yang saat ini menjadi perhatian banyak perguruan tinggi di dunia.

Program International Benchmarking yang diselenggarakan UNIKI bertujuan memberikan pengalaman akademik internasional kepada mahasiswa sekaligus memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain sesi presentasi, delegasi FKOM UNIKI juga mengikuti diskusi mengenai pengembangan kurikulum, sistem penjaminan mutu, serta peluang kolaborasi akademik dengan INTI International University.
Rombongan UNIKI dipimpin oleh Wakil Rektor, Dr. Mai Simahatie, didampingi Dekan Fakultas Komputer dan Multimedia Dr. T. Irfan Fajri, serta dosen pendamping Vivi Asbar dan Nur Amalia Hasma. Kehadiran pimpinan universitas menunjukkan komitmen UNIKI dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi dan peningkatan kompetensi mahasiswa di tingkat global.
Menurut Fadhil Al Fatih Hanif, Stressgraph dikembangkan sebagai solusi terhadap meningkatnya persoalan kesehatan mental di kalangan mahasiswa. Melalui sistem ini, mahasiswa dapat melakukan pengukuran tingkat stres secara mandiri berdasarkan standar psikologi yang telah diakui secara internasional. Selanjutnya, algoritma Machine Learning menganalisis berbagai faktor bio-sosial dan akademik untuk menghasilkan prediksi tingkat stres secara lebih akurat.
Selain fitur pengukuran menggunakan PSS-10, Stressgraph menyediakan analisis faktor-faktor penyebab stres, riwayat hasil pemeriksaan, laporan yang dapat dicetak, hingga layanan konsultasi berbasis AI yang memberikan rekomendasi awal bagi pengguna. Pengembangan sistem ini diharapkan dapat menjadi inovasi digital yang mendukung layanan kesehatan mental di lingkungan perguruan tinggi.
Selama berada di Malaysia, delegasi UNIKI juga mengikuti rangkaian kegiatan pengenalan budaya melalui kunjungan ke Batu Caves dan Petronas Twin Towers (KLCC), sebelum mengikuti agenda utama di kampus INTI International University. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran lintas budaya sekaligus memperluas wawasan mahasiswa mengenai lingkungan pendidikan internasional.
Melalui program ini, mahasiswa memperoleh berbagai pengalaman penting, mulai dari peningkatan kemampuan komunikasi dalam forum internasional, pemahaman mengenai sistem pendidikan tinggi di Malaysia, perluasan jejaring akademik internasional, hingga motivasi untuk terus mengembangkan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat. Hasil benchmarking juga diharapkan menjadi referensi bagi pengembangan kurikulum dan peningkatan mutu Program Studi Informatika FKOM UNIKI ke depan.
Keberhasilan mahasiswa Informatika UNIKI mempresentasikan karya inovatif di tingkat internasional semakin mempertegas komitmen Universitas Islam Kebangsaan Indonesia dalam mendorong lahirnya lulusan yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menghasilkan solusi berbasis kecerdasan buatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Program internasional seperti ini juga menjadi bagian dari strategi UNIKI dalam mewujudkan kampus berdaya saing global melalui penguatan pendidikan, penelitian, inovasi, dan kolaborasi internasional.
