Bireuen, Uniki – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan mengusung tema “Bersama Menjaga Kelestarian Pantai untuk Lingkungan yang Bersih dan Berkelanjutan” di kawasan wisata Pantai Kuala Raja, Kabupaten Bireuen, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat menjadi salah satu implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, yang melibatkan mahasiswa sebagai agen perubahan dalam membangun kesadaran sosial dan kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNIKI di bawah kepemimpinan Presiden Mahasiswa Fachrurrazy bersama seluruh jajaran pengurus BEM, dengan Ketua Panitia Muhammad Rival Rizky Saputra. Pengabdian masyarakat ini mendapat dukungan penuh dari pimpinan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia melalui Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama sekaligus Pembina BEM UNIKI, Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M., CFRM.
Pantai merupakan salah satu ekosistem yang memiliki fungsi strategis sebagai kawasan konservasi, destinari wisata, serta sumber penghidupan bagi masyarakat pesisir. Namun, meningkatnya aktivitas manusia tanpa diimbangi dengan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan menyebabkan permasalahan sampah, khususnya sampah plastik, semakin mengancam kelestarian kawasan pantai.

Sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen melahirkan lulusan yang berkarakter, berintegritas, dan peduli terhadap masyarakat, UNIKI melalui BEM memandang penting menghadirkan gerakan nyata yang mampu menumbuhkan budaya menjaga lingkungan sejak dini. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang tidak hanya sebagai aksi bersih pantai, tetapi juga sebagai media edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, membangun kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, serta menanamkan nilai-nilai tanggung jawab sosial kepada generasi muda.
Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Pembina BEM UNIKI sekaligus Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M., CFRM, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pengurus BEM dan mahasiswa yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.
“Pengabdian masyarakat bukan sekadar memenuhi kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi merupakan wujud nyata kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat. Mahasiswa harus mampu menjadi pelopor perubahan, memberikan solusi, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan hidup.”
Beliau menambahkan bahwa isu lingkungan saat ini merupakan tantangan global yang harus dijawab melalui aksi nyata dari berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi.
“Kebersihan pantai bukan hanya menentukan keindahan kawasan wisata, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat, keberlanjutan ekosistem laut, dan kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir. Oleh karena itu, saya berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan yang terus dilakukan oleh mahasiswa UNIKI bersama masyarakat.”
Dr. Kamaruddin juga mengajak seluruh mahasiswa untuk terus mengembangkan kepedulian sosial, meningkatkan budaya relawan, serta menjadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari karakter lulusan UNIKI yang unggul, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan diawali dengan pengarahan kepada seluruh peserta mengenai pentingnya menjaga kebersihan kawasan pesisir serta teknis pelaksanaan aksi pengabdian. Selanjutnya mahasiswa bersama panitia melakukan aksi bersih-bersih di sepanjang kawasan Pantai Kuala Raja dengan mengumpulkan berbagai jenis sampah yang berpotensi mencemari lingkungan.
Selain aksi bersih pantai, peserta juga melakukan edukasi kepada pengunjung dan masyarakat sekitar mengenai pentingnya membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menjaga kelestarian ekosistem pesisir sebagai warisan bagi generasi mendatang.
Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat, kebersamaan, dan gotong royong yang mencerminkan nilai-nilai kepedulian sosial yang menjadi ciri khas mahasiswa UNIKI.
Pengabdian masyarakat ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar membersihkan kawasan pantai. Esensi utama kegiatan ini adalah membangun karakter mahasiswa sebagai insan akademis yang memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial dan lingkungan.
Melalui keterlibatan langsung di lapangan, mahasiswa belajar bahwa perubahan besar selalu diawali dari tindakan kecil yang dilakukan secara bersama-sama. Kegiatan ini juga memperkuat nilai solidaritas, tanggung jawab sosial, kepemimpinan, serta semangat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi implementasi nyata visi UNIKI dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, jiwa kepemimpinan, dan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.
Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk:
Mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap pelestarian lingkungan hidup, khususnya kawasan pesisir.
Menumbuhkan budaya gotong royong dan semangat sukarelawan di kalangan mahasiswa.
Mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan pantai sebagai aset wisata dan sumber kehidupan masyarakat pesisir.
Membangun sinergi antara mahasiswa, perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek pelestarian lingkungan, kehidupan bawah laut, serta pembangunan komunitas yang berkelanjutan.
Penutup
Melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat ini, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus menghadirkan aksi-aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
UNIKI meyakini bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan akademik semata, tetapi juga dari sejauh mana sivitas akademika mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, mahasiswa UNIKI diharapkan terus menjadi motor penggerak perubahan menuju Aceh yang lebih bersih, lestari, dan berkelanjutan
