Dua Dosen UNIKI Ikuti Workshop Optimalisasi Kemitraan Perguruan Tinggi dengan DUDI dan Pemerintah Daerah

Banda Aceh, Uniki – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) mengirimkan dua dosen untuk mengikuti Workshop Optimalisasi Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) serta Pemerintah Daerah yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XII di Aula LLDikti Wilayah XII, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala LLDikti Wilayah XII, Dr. Ir. Rizal Munadi, M.M., M.T. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa workshop ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dengan dunia usaha, dunia industri, dan pemerintah daerah guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi, pengembangan kompetensi lulusan, serta penguatan relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja.

“Workshop ini menjadi forum strategis untuk membahas berbagai peluang kolaborasi yang dapat diwujudkan melalui program magang, pelatihan vokasi, penelitian terapan, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia yang berorientasi pada kebutuhan pembangunan daerah dan industri,” ujar Rizal Munadi.

Dalam kegiatan tersebut, UNIKI diwakili oleh Ketua Program Studi Ekonomi Syariah, Siti Fatimah, M.E., dan Ketua Program Studi Teknik Sipil, Muhammad Alghifari, S.T., M.T. Kehadiran keduanya menunjukkan komitmen UNIKI dalam memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai mitra strategis guna meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing lulusan.

Siti Fatimah menyampaikan bahwa partisipasi UNIKI dalam workshop tersebut menjadi langkah penting dalam membangun kolaborasi yang lebih luas dengan DUDI dan pemerintah daerah.

“Melalui forum ini, kami memperoleh berbagai informasi dan peluang kerja sama yang dapat dikembangkan untuk mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan pembangunan daerah,” ujarnya.

Workshop tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber dan mitra strategis dari berbagai sektor, di antaranya Rahmat Faisal, S.T., M.M. dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, Muhammad Taufik dari PT Pupuk Iskandar Muda, Nurlana, S.E., M.M. dari PT PLN (Persero), serta Syahrul Effendi, S.E., M.H. dari PT BPRS Mustaqim Aceh.

Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan perspektif yang komprehensif mengenai kebutuhan kompetensi tenaga kerja, tantangan dunia industri, serta peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama perguruan tinggi. Diharapkan hasil workshop ini dapat menjadi landasan bagi UNIKI dalam memperkuat implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), meningkatkan mutu pendidikan, serta berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi dan sosial di Aceh.