Bireuen, Uniki – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Sebanyak empat dosen UNIKI berhasil lolos sebagai peserta Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026 yang diselenggarakan oleh Paragon. Senin, (15/6/2026)
Program ini merupakan salah satu program pengembangan kapasitas dosen yang bertujuan meningkatkan kompetensi akademik, kepemimpinan, serta kontribusi dosen dalam pengembangan pendidikan dan masyarakat.
Adapun empat dosen UNIKI yang berhasil lolos dalam program tersebut adalah Novita Hidayani, M.Sn dari Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan, Novia Yunanda, S.Pd., M.Pd., C.HL dari Program Studi Pertanian, Cut Amalia Saffiera, M.Cs dari Program Studi Informatika, serta Dini Annisha, M.Pd dari Program Studi Pendidikan Jasmani (Penjas).

Rektor UNIKI, Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M, saat ditemui menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas keberhasilan empat dosen tersebut yang berhasil melewati proses seleksi dan terpilih sebagai peserta Inspiring Lecturer Program 2026.
“Kami sangat bersyukur dan mengucapkan selamat kepada para dosen UNIKI yang berhasil lolos menjadi peserta Inspiring Lecturer Program. Saya memahami bahwa tidak mudah untuk menjadi bagian dari program ini karena harus melalui proses seleksi yang cukup ketat. Saya berharap kesempatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para dosen yang mengikuti program serta memberikan dampak positif bagi pengembangan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia,” ujar Rektor.
Salah satu dosen yang lolos, Novita Hidayani, M.Sn, menjelaskan bahwa Inspiring Lecturer Program merupakan program yang dilaksanakan setiap tahun dan diikuti oleh dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Untuk menjadi peserta, calon peserta harus melalui sejumlah tahapan seleksi, termasuk seleksi administrasi dan seleksi berkas.
“Alhamdulillah, beberapa dosen UNIKI berhasil lolos pada tahun ini. Setelah dinyatakan lolos, peserta akan mengikuti berbagai pelatihan dan pendampingan yang telah disiapkan oleh penyelenggara. Selain itu, program ini juga memberikan dukungan pembiayaan untuk pelaksanaan penelitian yang diharapkan dapat menghasilkan karya dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Novita.
Keberhasilan empat dosen UNIKI mengikuti program nasional ini menunjukkan komitmen universitas dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dosen, melalui berbagai program pengembangan kompetensi dan jejaring akademik. Program ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas dosen dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan terpilihnya empat dosen tersebut, UNIKI semakin optimistis dalam mewujudkan visi menjadi perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
