Pembekalan Hari Kedua KKM PSDKU UNIKI Perkuat Kesiapan Mahasiswa Mengabdi di Aceh Utara

Lhokseumawe, Uniki – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) melalui Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Lhokseumawe kembali melaksanakan Pembekalan Hari Kedua Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) sebagai persiapan akhir sebelum mahasiswa diterjunkan ke lokasi pengabdian di Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan berlangsung di Aula Kampus PSDKU Lhokseumawe, Jum’at, (25/7/2026).

Pembekalan hari kedua di hadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. H. Kamaruddin, M.M., serta Ketua Pelaksana KKM, Dr. Zulfikar, M.A., Dosen dan Staff.

Dalam Arahannya, Dr. H. Kamaruddin, M.M. menegaskan bahwa KKM merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus mengasah kepedulian sosial melalui pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap seluruh peserta mampu menjaga nama baik almamater UNIKI dengan menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta mampu beradaptasi dengan masyarakat di lokasi penempatan.

Memasuki sesi materi, Amrullah, M.Kom. menyampaikan pembekalan mengenai pengisian laporan akhir KKM. Ia menjelaskan bahwa setiap kelompok mahasiswa diwajibkan menyusun laporan sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik atas seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan selama masa KKM.

Menurutnya, laporan akhir harus disusun sesuai pedoman yang telah ditetapkan, mulai dari latar belakang kegiatan, program kerja yang telah direalisasikan, hasil pelaksanaan KKM, dokumentasi kegiatan, hingga evaluasi dan rekomendasi yang diperoleh selama berada di lokasi pengabdian. Ia mengingatkan mahasiswa agar mendokumentasikan setiap kegiatan dengan baik sehingga laporan yang dihasilkan dapat menjadi referensi bagi pelaksanaan KKM pada masa mendatang.

Materi berikutnya disampaikan oleh Dr. Zulfikar, M.A. mengenai adat istiadat dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya mahasiswa memahami dan menghormati budaya lokal sebagai bekal utama selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.

“Mahasiswa harus menjadi teladan di tengah-tengah masyarakat. Tidak hanya dari sisi kemampuan akademik, tetapi juga dari akhlak, etika, dan sikap yang baik. Oleh karena itu, selama berada di lokasi KKM, mahasiswa harus mampu menyesuaikan diri dengan adat istiadat yang berlaku dan menghormati nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat,” ujarnya.

Dr. Zulfikar juga mengingatkan bahwa lokasi penempatan KKM tahun ini berada di sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Utara yang terdampak pascabencana banjir. Kondisi tersebut menuntut mahasiswa untuk memiliki kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat.

Mahasiswa PSDKU UNIKI Lhokseumawe dijadwalkan melaksanakan KKM selama kurang lebih satu bulan di Kabupaten Aceh Utara. Selama masa pengabdian tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menjalankan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan kehidupan sosial pascabencana.

Melalui pembekalan hari kedua ini, UNIKI berharap seluruh peserta KKM tidak hanya siap secara akademik dan administratif, tetapi juga memiliki kesiapan mental, etika, dan kemampuan beradaptasi sehingga mampu menjalankan pengabdian kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab serta membawa citra positif Universitas Islam Kebangsaan Indonesia.