Polres Bireuen Gelar Sosialisasi Penanganan Gawat Darurat dan Peduli Keselamatan Berlalu Lintas di UNIKI

Bireuen, Uniki – Kepolisian Resor Bireuen melalui Satuan Lalu Lintas menggelar sosialisasi penanganan gawat darurat dan pengajaran peduli keselamatan berlalu lintas di lingkungan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula UNIKI, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Rektor UNIKI Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M, Wakil Rektor II Chairul Bariah, S.E., M.M, Aipda Hidayat Parulian selaku Kanit Kamsel Satlantas Polres Bireuen, Aipda Rahmat Hidayat Banit Kamsel Satlantas Polres Bireuen, Dr Dira Petugas pelayanan PT Jasa Raharja Bireuen Agus Setiawan, Dosen dan Mahasiswa.

Dalam sambutannya, Rektor UNIKI Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M mengajak seluruh civitas akademika untuk selalu mempersiapkan kelengkapan kendaraan sebelum berkendara. Ia menekankan pentingnya menggunakan helm serta mematuhi seluruh aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama ketika berkendara. Gunakan perlengkapan keselamatan dan patuhi aturan yang berlaku agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Pada sesi sosialisasi, Aipda Hidayat Parulian selaku Kanit Kamsel Satlantas Polres Bireuen menyampaikan bahwa keselamatan merupakan kunci utama dalam berkendara. Oleh sebab itu, seluruh aspek keselamatan harus dipersiapkan dengan baik sebelum memulai perjalanan.

Ia juga berpesan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di jalan raya, Seperti Kecelakaan, adik-adik mahasiwa, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditangani.

Selain itu, kegiatan tersebut turut menghadirkan Dr. Dira yang memberikan pemaparan mengenai langkah-langkah pertolongan pertama terhadap korban kecelakaan. Dalam materinya, ia menjelaskan bahwa penanganan awal harus dilakukan dengan teknik yang tepat agar kondisi korban tidak semakin parah.

Tidak hanya memberikan materi, Dr. Dira juga mengajak mahasiswa untuk memperagakan secara langsung tata cara melakukan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan. Para mahasiswa tampak antusias mengikuti praktik tersebut.

Workshop dan sosialisasi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang membuat mahasiswa semakin menambah wawasan dan pengetahuan mengenai keselamatan berlalu lintas serta penanganan gawat darurat.

Sebelum kegiatan berakhir, panitia turut memberikan hadiah berupa helm kepada dosen dan mahasiswa yang aktif bertanya selama kegiatan berlangsung.