Wakil Dekan Faperta UNIKI Sulap Lahan Kosong Jadi Laboratorium penelitian dan Praktik Mahasiswa

Bireuen, 24 April 2026 — Inovasi dan dedikasi terhadap dunia pertanian kembali ditunjukkan oleh Wakil Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Mizan Maulana, S.P., M.Si. Ia berhasil menyulap lahan kosong milik pribadinya menjadi lokasi penelitian dan praktik tambahan di lapangan bagi mahasiswa.

Selain kebun percobaan milik Fakultas Sains pertanian dan peternakan UNIKI, Mizan Maulan mengubah lahan milik keluarnya menjadi tempat praktik dan Di tengah padatnya aktivitas akademik, ia meluangkan waktu untuk mengembangkan lahan tersebut. Saat ditemui di lahan praktik tersebut, ia mengungkapkan bahwa kecintaannya terhadap pertanian menjadi motivasi utama.

“Begitu besar kecintaan saya terhadap pertanian. Kebetulan keluarga saya memiliki lahan kosong yang awalnya tanah keras dan dipenuhi semak. Saya berinisiatif mengolahnya karena pertanian tidak cukup hanya dipelajari secara teori, tetapi harus sering dipraktikkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses awal pengolahan lahan tidaklah mudah. Dengan menggunakan alat seadanya lahan yang sebelumnya tidak produktif kini telah berubah menjadi area praktik yang bermanfaat. Saat ini, lahan tersebut tidak hanya digunakan oleh mahasiswa UNIKI, tetapi juga dimanfaatkan oleh mahasiswa dari kampus lain.

“Alhamdulillah, sekarang sudah bisa dijadikan tempat praktik bahkan penelitian bagi mahasiswa. Bahkan ada juga mahasiswa dari luar yang datang untuk belajar, penelitian dan praktik di sini,” tambahnya.

Upaya tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Rektor I UNIKI, Dr. Mei Simahatie, S.E., M.M. Ia menilai langkah yang dilakukan Wakil Dekan Faperta merupakan contoh nyata kontribusi dalam dunia pendidikan.

“Ini adalah contoh nyata bagaimana seorang akademisi tidak hanya menyumbangkan pemikiran, tetapi juga memberikan apa yang dimilikinya untuk kemajuan pendidikan,” ujarnya saat ditemui di ruang Wakil Dekan Faperta.

Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi civitas akademika lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam bidang pertanian yang berbasis praktik lapangan.