Bireuen 20 April 2026 — Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan (Faperta) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lancok-Lancok Yayasan Babul Huda Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Fakultas pada Senin, 20 April 2026.
Penandatanganan kerja sama tersebut turut dihadiri oleh Wakil Rektor II UNIKI, Chairul Bariah, S.E., M.M., Wakil Dekan Faperta Ir. Suryani, M.Pt., serta Pemilik SPPG, Agusni, M.Si., beserta jajaran staf.
Dekan Faperta dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini memiliki dampak strategis dan luas bagi pengembangan mahasiswa ke depan.
“Kerja sama ini tidak hanya mendukung peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga memperkuat aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis keilmuan,” ujarnya.


Sementara itu, Pemilik SPPG Lancok-Lancok, Agusni, M.Si., menyambut baik terjalinnya kerja sama ini. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya sangat membutuhkan peran perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan program, terutama dalam aspek ilmiah dan teknologi.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan dan pengembangan program pemenuhan gizi di masyarakat,” ungkapnya.
Adapun ruang lingkup kerja sama yang tertuang dalam perjanjian tersebut meliputi bidang pendidikan dalam kerangka program Kampus Berdampak, yang mencakup kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, baik di dalam maupun di luar lingkungan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia. Selain itu, kerja sama ini juga mencakup penerapan hasil penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang pertanian dan peternakan.
Melalui kerja sama ini, diharapkan sinergi antara dunia akademik dan praktisi dapat semakin kuat dalam menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
