Rektor UNIKI Hadiri Pengukuhan Tujuh Guru Besar Universitas Malikussaleh

Bireuen 20 April 2026 – Rektor Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M., menghadiri Rapat Senat Terbuka dalam rangka pengukuhan guru besar di Universitas Malikussaleh di Auditorium Tgk. Abdul Wahab Dahlawy, Kampus Reuleut. Senin (20/04/2026)

Rapat senat terbuka ini menjadi momentum penting sebagai bentuk legitimasi akademik dan sosial atas pengukuhan tujuh guru besar baru di lingkungan Universitas Malikussaleh. Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Malikussaleh dan berlangsung dengan khidmat.

Ketua Senat Universitas Malikussaleh, Deassy Siska, M.Sc., menyampaikan bahwa ketujuh guru besar yang dikukuhkan berasal dari empat fakultas, yakni dua dari Fakultas Pertanian, dua dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dua dari Fakultas Hukum, serta satu dari Fakultas Teknik.

Adapun tujuh guru besar yang dikukuhkan adalah Prof. Mawardati sebagai Guru Besar Bidang Ekonomi Produksi Pertanian, Prof. Laila Nazirah sebagai Guru Besar Bidang Pemuliaan Tanaman, Prof. Asnawi sebagai Guru Besar Bidang Ekonomi Pertanian, Prof. Ghazali Syamni sebagai Guru Besar Bidang Perilaku Keuangan, Prof. Faisal sebagai Guru Besar Bidang Hukum Ekonomi Islam, Prof. Malahayati sebagai Guru Besar Bidang Hukum Internasional, serta Prof. Arnawan Hasibuan sebagai Guru Besar Bidang Teknologi Rekayasa Energi Berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNIKI menyampaikan ucapan selamat atas pencapaian akademik yang diraih para guru besar. Ia menilai pengukuhan ini merupakan berkah dan kontribusi besar bagi masyarakat Aceh, khususnya civitas akademika Universitas Malikussaleh.

Secara khusus, Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada Prof. Faisal atas pengukuhannya sebagai Guru Besar Bidang Hukum Ekonomi Islam. Ia menambahkan bahwa Prof. Faisal memiliki kedekatan dengan UNIKI, karena pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Hukum UNIKI.

“Selamat atas pencapaian gelar profesor. Ini merupakan kebanggaan dan membawa manfaat besar bagi dunia pendidikan, khususnya di Aceh,” ujar Dr. Zainuddin Iba.

Kehadiran Rektor UNIKI dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan dan sinergi antarperguruan tinggi dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Aceh.